.Catatan Harian Ana.

MENGUJI KANDUNGAN NUTRISI PADA MAKANAN

Posted on: Maret 27, 2010

Tujuan : Siswa dapat mengetahui jenis zat nutrisi yang terkandung dalam bahan makanan

Dasar Teori

Dari berbagai literatur menyebutkan bahwa :

A. Karbohidrat

Karbohidrat tersusun atas unsur C,H,4,O,karbohidrat membentuk monosakarida,disakarida dan polisakarida.

Fungsi karbohidrat :

1. Sebagai sumber energi
2. Bahan pembentuk protein dan lemak
3. Menjaga keseimbangan asam dan basa

Jika bahan makanan tersebut mengandung amilum, apabila ditetesi lugol maka warnanya berubah menjadi biru sampai hitam.

B. Gula

Gula (glukosa) juga termasuk kedalam karbohidrat, yang tersusun dari unsur-unsur C,H,O. Gula merupakan salah satu jenis monosakarida yang memiliki 6 atom C (heksosa). Gula umumnya bersifat manis dan mudah larut dalam air.

Jika bahan makanan tersebut mengandung karbohidrat, apabila ditetesi fehling A dan B maka warnanya beruba menjadi hijau sampai orange.

C. protein

Protein tersusun atas unsur-unsur C, H, O, N dan asam amino, serta kadang-kadang juga mengandung unsur S dan P. Asam amino dibagi menjadi dua yaitu, asam amino esensial (yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh) dan asam amino non esensial (yang dapat dibuat sendiri oleh tubuh).

Fungsi Protein :

1. sebagai zat pembangun
2. sebagai sumber energi
3. pengganti sel-sel yang rusak
4. mempertahankan viskositas (kekentalan) darah

jika bahan makanan tersebut mengandung protein , apabila ditetesi biuret maka warnanya akan berubah menjadi ungu.

D. Lemak

Lemak tersusun atas unsur C, H, O. Lemak merupakan ester dari asam lemak dengan gliserin yang membentuk trigiserida.

Fungsi lemak :

1. sebagai sumber energi
2. pelarut Vitamin A, D, E, K dan Zat lain
3. pelindung alat-alat tubuh yang vital
4. salah satu bahan penyusun Hormon dan Vitamin

bahan makan yang mengandung lemak apabila ditetesi etanol maka akan terbentuk emulsi putih keruh.

Alat dan Bahan :

1. Bahan-bahan makanan, misalnya tepung terigu, tepung beras, tepung kanji, roti tawar, kentang, telur, ikan, tahu, tempe, kacang tanah, mentega, buah-buahan (bahan-bahan ini boleh diganti dengan yang lain.

2. larutan lugol/iodium

3. fehling A dan fehling B

4. reagen benedict

5. reugen biuret

6. reagen millon nase

7. etanol

A. Pengujian Amilum

– Utuk pengujian amilum boleh menggunkan bahan padat atau larutan

– Ambil 1 ml larutan yang akan diuji dan letakkan pada tabung reaksi

– Tetesi dengan larutan lugol yang encer

– Amati perubahan warna yang tejadi pada setiap bahan makanan yang diuji. Jika menunjukkan warna biru sampai hitam berarti bahan makana tersebut mengandung amilum. Warna biru sampai hitam menunjukkan adanya ikatan antara amilum dengan lugol

B. Pengujian Gula

– Masukkan 1 ml larutan bahan makanan yang akan diuji ke dalam tabung reaksi

– Tetesi dengan fehling A dan fehling B, larutan akan bewarna biru

– Panaskan tabung reaksi yang berisi bahan makanan dan fehling A dan B tadi secara hati-hati diatas bunsen

– Amati perubahan warna yang terjadi, jika warna biru berubah menjadi hijau sampai Oranye berarti bahan makanan tersebut mengandung gula

Jika pengujian dilakukan dengan larutan benedict bahan makanan yang mengandung gula akan bewarna jingga

engujian Protein

– Pengujian protein bisa menggunakan reagen biuret atau reagen millon nase

* Dengan reagen biuret

ü Ambil 1 ml larutan bahan makanan yang akan diuji ke dalam tabung reaksi

ü Tetesi dengan 4 tetes reagen biuret, jika warnanya berubah menjadi ungu berarti mengandung protein

* Dengan reagen millon nase

ü Ambil 1 ml larutan bahan makanan yang akan diuji ke dalam tabung reaksi

ü Tetesi dengan 4 tetes reagen millon nase, akan terjadi penggumpalan yang bewarna putih

ü Panaskan tabung reaksi diatas bunsen dengan hati-hati

ü Amati perubahan warna yang terjadi, bila warna berubah menjadi merah berarti bahan makanan tersebut mnegandung protein

D. Pengujian Lemak

– Pengujian lemak dapat menggunakan kertas koran atau etanol

* Debgan kertas koran

ü Tetesi larutan yang akan diuji pada kertas koran

ü Amati warna pada kertas koran, bila tampak buram, berarti bahan makanan tersebut mengadung lemak

* Dengan etanol

ü Masukkan 5 ml etanol pada tabung reaksi

ü Masukkan 2 tetes larutan bahan makanan yang akan diuji

ü Tuangkanlarutan bahan makanan dan etanol ini ke dalam tabung reksi yang berisi 5 ml air

ü Jika terbentuk emulsi putih keruh berarti bahan makanan yang diuji mengandung lemak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: